Laman

Jumat, 03 Agustus 2012

BATMAN - THE DARK KNIGHT RISES


                       Judul Film            :  Batman – The Dark Knight Rises
                       Genre                  :  Action | Adventure | Crime | Thriller
                       Tahun Rilis           :  2012
                       Sutradara             :  Christopher Nolan
                       Penulis                 :  Christopher Nolan 
                                                      Jonathan Nolan
                                                      David S. Goyer
                       Pemain                 :  Christian Bale
                                                      Gary Oldman
                                                      Tom Hardy
                                                      Joseph Gordon-Levitt
                                                      Anne Hathaway
                                                      Marion Cotillard
                                                      Morgan Freeman
                                                      Michael Caine
                       Rating                   :  9 / 10 (IMDB)


              Kisah ini diawali dari adegan pengawalan yang dilakukan agen CIA terhadap seorang ilmuan nuklir, Dr. Pavel (Alon Aboutboul) beserta tiga orang tawanan – yang pada saat itu ditutupi topeng – di sebuah pesawat militer. Setelah menginterogasi tawanan tersebut soal keberadaan Bane (Tom Hardy), baru diketahui bahwa salah satu dari tawanan tersebut adalah Bane itu sendiri. Kemudian, pesawat tersebut diserang oleh sekawanan pasukan perang yang berasal dari pesawat Hercules C130 yang ternyata berpihak pada Bane. Bane akhirnya melepaskan diri dengan membawa Dr. Pavel.
            Adegan beralih menuju perayaan Dent’s Day, yaitu perayaan di mana memperingati hari tewasnya Harvey Dent (Aaron Ekchart). Dent tewas 8 tahun silam -- pada The Dark Knight. Jim Gordon yang dipercaya untuk berbicara di depan tamu undangan telah merencanakan untuk memberitahukan kepada massa tentang kasus kematian Harvey Dent yang sebenarnya yang berkaitan dengan hilangnya Batman sejak 8 tahun silam, namun dia menunda untuk mengatakannya.
            Dalam sebuah pertemuan di rumah seorang jutawan, Bruce Wayne (Christian Bale), salah satu pelayan rumah Wayne, Selina Kyle (Anne Hathaway), melakukan pencurian terhadap berlian milik Bruce setelah dia berhasil menyusup masuk ke kamarnya. Tidak hanya itu, dia juga berhasil mengambil sidik jari milik Bruce. Tidak diketahui motif Selina mengambil sidik jari Bruce.
            Bruce pun mencari tahu di mana keberadaan berlian miliknya itu sekaligus mencari sidik jarinya yang hilang. Akhirnya diketahui bahwa Selina akan menjual sidik jari Bruce pada Dagget (Ben Mendelsohn), seorang pengusaha industri besar atas sebuah imbalan. Selina pun bertemu Dagget. Ternyata Dagget mengingkari janji dan berusaha membunuh Selina walau pada akhirnya gagal dan mengundang kedatangan para anggota kepolisian Gotham. Selina berhasil melepaskan diri dan beberapa anggota Dagget melarikan diri menuju selokan air bawah tanah. Jim Gordon (Gary Oldman) dan beberapa polisi pun ikut mengejar mereka ke selokan bawah tanah dan pada akhirnya Jim Gordon dan beberapa polisi berhasil dilumpuhkan oleh sekawanan penjahat tersebut. Mereka membawa Gordon ke markas mereka yang berada di selokan air bawah tanah tersebut. Dan tanpa diduga, Bane juga berada di tempat tersebut. Akhirnya diketahui bahwa Bane bekerja untuk Dagget. Namun, Gordon berhasil melarikan diri melalui aliran air dengan melemparkan dirinya sendiri yang sedang terjatuh karena terluka. Salah satu anggota kepolisian, John Blake (Joseph Gordon-Levitt) menemukan tubuh Gordon di muara aliran air selokan tersebut dalam keadaan terluka.
            Pada suatu ketika, Blake menemukan seorang anak tewas di tepi saluran air dan dia mengetahui bahwa anak itu tinggal di sebuah panti asuhan yang dulu pernah dibiayai oleh Perusahaan Wayne. Dan dahulu ternyata Blake juga pernah tinggal di panti asuhan itu. Dari informasi yang diperoleh, ternyata Bane tengah membentuk sebuah angkatan pekerja yang dia rekrut dan ditempatkan di markas bawah tanahnya tersebut untuk sebuah rencana rahasia. Blake yang merupakan salah satu orang yang menegetahui identitas Batman pun memberitahukan informasi tersebut kepada Bruce. Dia juga berkata bahwa Batman harus kembali ke kota Gotham setelah menghilang selama 8 tahun karena saat ini Gotham sedang membutuhkannya.
            Mengetahui hal tersebut, Bruce Wayne bertemu dengan Jim Gordon -- yang sedang dirawat di rumah sakit -- dengan mengenakan topeng dan mengatakan bahwa Batman harus kembali untuk menghentikan usaha Bane. Namun, Alfred (Michael Caine), seorang kepala pelayan keluarga Wayne dan juga adalah pengasuh Bruce sejak dia masih kecil, berkata lain. Dia tidak sependapat dengan Bruce soal kembalinya Batman. Alfred menginginkan Bruce untuk menjadi dirinya sendiri dan mencari kehidupan yang lebih berarti ketimbang menjadi Batman. Kadang Alfred membayangkan, suatu ketika bertemu dengan Bruce di suatu tempat sedang membawa istri dan anak-anaknya. Bruce masih merasa kecewa atas kematian Rachel (Maggie Gyllenhaal) -- pada The Dark Knight. Dan baginya hanya Rachel yang dia cintai karena dia tahu bahwa terakhir kali dia bertemu Rachel, Rachel mengatakan bahwa dia masih mencintai Bruce. Mendengar itu, terpaksa Alfred pun menyampaikan isi surat yang diberikan Rachel sebelum dia meninggal 8 tahun yang lalu. Selama ini, Alfred menyembunyikannya bahkan telah membakarnya karena tahu bahwa isi surat itu malah akan membuat hati Bruce hancur. Bruce pun kecewa mendengar isi surat tersebut yang mengatakan bahwa Rachel lebih memilih untuk hidup bersama Dent dan bukan Bruce. Bruce melimpahkan rasa kecewanya pada Alfred karena telah tidak memberitahukannya 8 tahun yang lalu sehingga menyakibatkan kepergian Alfred dari rumah kediaman Wayne.
            Pada suatu ketika, Bane melancarkan serangannya pada sebuah kantor bursa saham Gotham dan berhasil memindahkan seluruh uang ke dalam sebuah rekening yang ternyata adalah milik Perusahaan Wayne. Dalam kasus tersebut, Batman kembali muncul untuk membantu pengejaran terhadap Bane. Seorang wakil komisaris yang juga adalah rekan komisaris Gordon, Foley (Matthew Modine) sangat bersikeras untuk lebih memilih Batman dibanding Bane atas tuduhan pembunuhan Harvey Dent – Dent adalah orang yang dahulu sangat berpengaruh terhadap revolusi kota Gotham karena penjara kota Gotham sempat penuh dengan para kriminal atas kebijakan hukum yang dia tetapkan. Pengejaran pun dialihkan kepada pengejaran terhadap Batman. Batman sempat terdesak namun akhirnya dia terselamatkan berkat The Bat – sebuah hasil modifikasi dari Batmobile buatan Lucius Fox (Morgan Freeman) yang dapat difungsikan untuk berkendara melalui udara – miliknya. Bane pun berhasil lolos.
            Akhirnya, diketahui bahwa Dagget membeli sidik jari Bruce untuk membuat Bruce menjadi kambing hitam atas masalah pembobolan kantor bursa saham tersebut sehingga Dagget dapat mengambil kuasa atas Perusahaan Wayne ketika Bruce jatuh. Setelah dilacak, akhirnya diketahui rencana Dagget. Dagget ingin mengambil alih Perusahaan Wayne di mana terdapat reaktor nuklir yang dapat menghasilkan energi ramah lingkungan yang akan digunakan Bruce untuk kesejahteraan kota Gotham. Dagget ingin mengubah energi tersebut menjadi senjata nuklir untuk proyeknya. Mengetahui hal tersebut, Bruce langsung memindahtangankan perusahaannya kepada Miranda Tate (Marion Cotillard), seorang yang merupakan rekan Bruce dan juga sedang mengupayakan proyek energi ramah lingkungan. Bruce berharap Miranda akan membuat reaktor tersebut menjadi lebih aman ketika berada di tangannya.
            Karena merasa gagal dalam pengambilalihan Perusahaan Wayne, Dagget melimpahkan kesalahannya kepada Bane. Dia mengatakan bahwa rencana penyerangan Bane lah yang membuat semuanya gagal. Namun Bane yang akhirnya mengaku bahwa dirinya tidak benar-benar bekerja pada Dagget – tetapi lebih pada Organisasi Bayang-Bayang yang dahulu dipimpin oleh Ra’s Al Ghul (Liam Neeson), seorang yang pernah menjadi guru Bruce ketika dia sedang berguru di sebuah kuil ninja di Pegunungan Himalaya -- pada Batman Begins – akhirnya membunuh Dagget seketika.
            Selina Kyle yang merasa bersalah atas penjualan sidik jari Bruce yang telah dia lakukan dan takut akan akibat yang akan terjadi karenanya, mengajak Batman untuk bekerja sama dengan menemani Batman menuju markas rahasia Bane. Mereka pun berhasil menyusup. Setelah tiba di markas Bane, Selina yang takut akan Bane memutuskan untuk menipu Batman sehingga Batman harus berhadapan langsung dengan Bane seorang diri. Pertarungan pun berlangsung antara Batman dan Bane. Pada akhirnya, malapetaka yang tak terduga menimpa Batman. Bane berhasil menjatuhkan Batman dengan meremukan tulang punggungnya, ditambah lagi, dia menunjukan kepada Batman akses langsung dari markas miliknya menuju ruang rahasia Perusahaan Wayne yang berarti bahwa Bane telah mengambil alih Perusahaan Wayne.
            Akhirnya, Selina mencoba melarikan diri ke luar kota untuk menyelamatkan dirinya namun John Blake berhasil menemuinya sehingga kepergian Selina sempat tertunda. Terjadi pembicaraan di antara mereka berdua dan akhirnya menjurus kepada persoalan mengenai Bane. Selina menceritakan semuanya pada Blake, termasuk apa yang dilakukan Bane terhadap Batman dan Selina dikirim ke Penjara Blackout, tempat sebagian besar penjahat diamankan atas kebijakan hukum Dent.
            Setelah kekalahan yang menyesakan, Bane mengasingkan Bruce di sebuah penjara yang terletak di jurang yang sangat dalam di bawah tanah di mana hanya ada satu jalan keluar dan masuk yang merupakan lubang udara penjara tersebut. Lubang itu terletak sangat tinggi di langit-langit penjara dan setiap orang yang selama ini mencoba untuk keluar tidak pernah ada yang berhasil sehingga penjara itu terkenal dengan “Hell on Earth”. Di tempat itu Bane berkata bahwa dia akan membunuh jiwa Bruce terlebih dahulu sebelum dia membunuh tubuhnya. Saat tinggal di penjara itu, seorang dokter yang juga merupakan tahanan mengatakan bahwa dahulu pernah ada seorang anak yang berhasil keluar melalui lubang tersebut. Dikabarkan bahwa anak itu adalah anak dari seorang prajurit upahan yang menikahi putri seorang raja. Suatu saat, prajurit itu harus dijatuhi hukuman dengan dikirim ke penjara bawah tanah tersebut. Namun, istrinya membuat kesepakatan dengan ayahnya sehingga prajurit itu dibebaskan. Dan sebagai gantinya, dialah yang akan menghuni penjara tersebut. Di dalam penjara, wanita itu melahirkan seorang anak. Dan anak itulah yang pernah melarikan diri dari penjara tersebut ketika terjadi kerusuhan di penjara itu yang mengakibatkan wanita itu terbunuh. Dan Bruce menyimpulkan bahwa anak itu adalah Bane.
            Kepolisian Gotham yang telah mengetahui bahwa Bane mendirikan markas rahasia di selokan air bawah tanah, langsung mengirim seluruh anggota kepolisian Gotham untuk memeriksa tempat tersebut. Lain halnya dengan Blake. Dia yang telah dipromosikan oleh Gordon menjadi seorang detektif dan tidak ikut dalam penyerbuan tersebut malah menemukan beberapa hal mencurigakan di sebuah lokasi proyek pembangunan. Beberapa pekerja bangunan tampak mencurigakan. Dan ternyata memang benar, mereka adalah kaki tangan Bane yang tengah mengerjakan sebuah proyek peledakan beberapa sektor kota Gotham. Dan akhirnya diketahui bahwa setiap daerah proyek pembangunan di kota Gotham adalah proyek Bane untuk meledakan kota Gotham.
            Peledakan Bane pertama kali dilakukan di sebuah arena pertandingan sepak bola Amerika. Ketika pertandingan sedang berlangsung, Bane meledakan lapangan pertandingan sehingga menyebabkan hampir seluruh pemain menjadi korban. Akibat dari ledakan itu, akses jalan keluar dari selokan air bawah tanah tertutup sehingga seluruh anggota kepolisian kota Gotham terkurung di dalam selokan air tersebut, kecuali Jim Gordon yang sedang dirawat di rumah sakit. Tiba-tiba, Bane muncul bersama anggotanya ke tengah area lapangan dengan membawa Dr. Pavel beserta reaktor nuklir yang sekarang menjadi miliknya. Di depan mata seluruh penonton, Bane membunuh Dr. Pavel setelah Dr. Pavel menyatakan bahwa hanya dia yang dapat mematikan bom nuklir yang telah aktif. Untuk itu, sebuah permainan yang direncanakan Bane telah dimulai. Bane telah memercayakan detonator bom tersebut pada salah seorang warga kota Gothem dan akan meledakannya jika masyarakat melakukan pemberontakan dalam bentuk apapun. Bane juga meledakan seluruh jembatan kota Gotham yang merupakan akses menuju kota lain dan menyisakan satu jembatan sebagai akses makanan dan kebutuhan bagi masyarakat kota Gotham. Dan lagi, jika terdapat satu saja warga yang melintasi jembatan kota Gotham tersebut, maka Bane akan meledakan bom nuklir itu.
            Mengetahui rencana Bane untuk mengurung seluruh polisi dan fakta bahwa Jim Gordon adalah polisi yang tersisa, John Blake bergegas menuju rumah sakit di mana Gordon dirawat. Blake akhirnya berhasil menyelamatkan Gordon yang memang sedang diburu oleh beberapa orang bawahan Bane.
            Bane pergi ke pusat kota bersama pasukannya dan menyatakan sebuah pernyataan kepada lebih dari 1000 tahanan yang terdapat di Penjara Blackout akibat dari kebijakan hukum Dent. Di sana, Bane juga membacakan kebenaran Dent yang seharusnya dibacakan Gordon saat memberikan pidato pada perayaan Dent’s Day yang lalu. Saat itu juga, Bane memberi kemerdekaan kepada lebih dari 1000 tahanan tersebut dengan membebaskan mereka dari Penjara Blackout. Selina Kyle yang juga sedang menghuni penjara tersebut ikut terbebaskan. Para tahanan bergabung dengan Bane dan melancarkan “martial law” di mana mereka menyerang orang-orang kaya dan mengusir mereka dari rumah kediaman mereka serta menguasai lembaga peradilan yang saat itu dipimpin oleh Jonathan Crane a.k.a. Scarecrow (Cillian Murphy) -- musuh Batman pada Batman Begins. Orang-orang kaya tersebut dipaksa memilih, yaitu be exiled (diasingkan) atau be hanged (digantung). Diasingkan berarti mereka dipaksa berjalan di atas sungai yang membeku yang terdapat di bawah jembatan yang telah diledakan sehingga terdapat kemungkinan besar mereka mati karena tenggelam akibat menginjak es yang retak. Digantung berarti dibunuh dengan digantung dengan tali di atas kota Gotham.
            Bruce Wayne yang sedang mengalami proses penyembuhan di dalam sel penjara bawah tanah tersebut menonton siaran televisi di mana dia melihat kekacauan di kota Gotham. Tiba-tiba dia bertemu dengan Ra’s Al Ghul dalam halusinasinya. Akibat dari itu, kemarahan Bruce memuncak dan dia bersikeras untuk menyelamatkan kota Gotham. Dia melakukan berbagai latihan fisik dan dua kali mencoba untuk keluar dari lubang itu namun tidak ada yang berhasil. Bruce bertanya-tanya mengapa anak itu dapat dengan berhasil keluar dari lubang tersebut. Dokter yang merawat Bruce di dalam penjara tersebut mengatakan bahwa jika Bruce ingin berhasil, dia harus melakukannya seperti anak itu melakukannya. Jika Bruce tidak takut akan kematian maka dia akan berhasil. Namun, Bruce menyanggahnya dengan mengatakan bahwa dia tidak pernah takut akan kematian. Dokter itu melanjutkan, “Jika kamu tidak takut akan kematian, lakukanlah seperti anak itu melakukannya. Memanjatlah tanpa menggunakan tali!” Bruce langsung melakukan percobaan ketiganya dengan tidak menggunakan tali. Dan dia berhasil.
            Bruce segera kembali ke kota Gotham. Dan dengan bantuan Selina, membebaskan Miranda dan Fox. Bruce juga menyelamatkan Gordon yang sedang menjalani hukuman pengasingan, yaitu berjalan di atas sungai yang membeku tersebut. Fox yang telah selamat berpikir bahwa baik diledakan maupun tidak diledakannya bom nuklir tersebut secara langsung oleh seseorang, bom itu pun pasti akan meledak seiring berjalannya waktu. Maka Fox membuat balok kecil yang terbuat dari timah untuk menahan sinyal detonator bom. Fox memberikan benda itu pada Bruce dan Bruce memberikannya pada Gordon ketika dia menyelamatkan Gordon dari hukuman pengasingan.
            Dengan bantuan Blake, Batman berhasil membebaskan para polisi yang dikurung di bawah tanah. Batman menyuruh Blake untuk memberitahukan kepada semua penduduk kota Gotham untuk bersiap-siap melakukan evekuasi karena jika Batman gagal, bom akan meledak dan akan membunuh seluruh penduduk kota Gotham. Sedangkan Batman menghimpun tenaga para anggota kepolisian Gotham untuk bersatu menggempur Bane dan pasukannya. Pusat kota sudah seperti medan peperangan yang membagi dua kubu. Batman dan seluruh anggota kepolisian Gotham berbaris berhadapan-hadapan dengan Bane dan seluruh pasukannya. Pertarungan pun berlangsung. Bane dan Batman pun bertemu untuk kedua kalinya. Namun, kali ini Batman berhasil menjatuhkan Bane dengan berhasil melepaskan beberapa tabung pada penutup mulut Bane yang merupakan sebuah obat bius sehingga selama ini membuat Bane mati rasa jika diserang oleh apapun. Ketika Batman hendak menginterogasi Bane soal di mana letak detonator bom tersebut, tiba-tiba Miranda minikam perut Batman dengan pisau.
            Akhirnya, terungkap identitas Miranda yang sebenarnya bernama Talia. Dialah anak yang telah lolos dari penjara “Hell on Earth”. Dan Bane adalah seseorang dalam penjara tersebut yang membantu Talia dalam upaya membebaskan diri. Akibatnya, Bane diserang oleh hampir seluruh isi penjara dan menyebabkan kerusakan di wajahnya. Dokter yang mengobati Bruce di penjara tersebut juga adalah yang mengoperasi wajah Bane. Namun, metodenya membuat Bane harus menggunakan obat bius sepanjang hidupnya untuk menghilangkan rasa sakit. Itulah alasannya mengapa Bane memakai penutup wajah.    
            Setelah Talia lolos dari penjara “Hell on Earth”, dia pergi menemui ayahnya, seorang prajurit bayaran tersebut, yang ternyata adalah Ra’s Al Ghul. Dia meminta ayahnya untuk menyelamatkan Bane. Dan mereka pun bersama-sama berlatih di dalam Organisasi Bayang-Bayang. Melihat Bane, Ra’s Al Ghul merasa bahwa Bane bagaikan monster sehingga dia mengucilkan bahkan mengekskomunikasikan Bane. Rencana Talia adalah membalaskan dendam pada Batman yang telah membunuh ayahnya serta menyelesaikan misi untuk menghancurkan kota Gotham atas keserakahan mereka yang berharga nyawa ayahnya. Kemudian, Talia mengaktifkan detonator untuk meledakan seluruh Gotham. Namun, tidak terjadi apa-apa. Jim Gordon telah berhasil, menghalangi sinyalnya dengan menggunakan balok timah kecil yang dibuat oleh Fox tersebut. Namun, waktu yang ditunjukan senjata nuklir tersebut menunjukan angka sebelas yang berarti sebelas menit sampai bom itu meledak dengan sendirinya. Batman yang terluka tidak dapat berbuat apa-apa lagi sedang Bane telah berhasil mengumpulkan tenaganya. Bane yang merasa kuat hendak menghabisi Batman seperti yang pernah dia katakan dahulu ketika membawa Bruce ke penjara “Hell on Earth“. Tiba-tiba Selina datang dengan mengendarai Batpod dan menembak Bane sehingga Bane tewas. Namun, Talia melarikan diri dengan menaiki truk yang merupakan prototype buatan Fox – sebelum Fox membuat Batmobile – yang telah diambil alih dari ruang rahasia Perusahaan Wayne dan telah dipersenjatai oleh Bane. Batman dengan The Bat dan Selina dengan Batpod mengejar Talia. Mereka berhasil mengalahkan pasukan berkendara Talia. Talia akhirnya memimpin konvoi dengan berpindah pada truk yang membawa senjata nuklir tersebut. Namun, akhirnya The Bat dan Batpod berhasil menyerang truk tersebut sehingga membuat truk tersebut terpaksa berhenti dan meninggalkan tubuh Talia yang terluka. Di akhir hidupnya sebelum meninggal, Talia mengaktifkan tombol untuk menenggelamkan ruang kerja bawah tanah di mana dahulu adalah tempat meletakan reaktor nuklir tersebut. Dia mengatakan bahwa ketika Perusahaan Wayne memberi dia izin untuk dapat mengakses ruang reaktor nuklir, dia juga memiliki kuasa untuk melakukan penghancuran darurat atas ruang tersebut sehingga dia mengetahui kode untuk mengaktifkan penghancuran darurat atas ruang tersebut. Ruang reaktor memang sengaja dibangun di bawah sungai sehingga ketika proyek gagal, menenggelamkannya adalah solusi yang paling tepat.
            Fox yang masih berada di ruang tersebut berhasil keluar dan menyelamatkan diri. Dan dia menyatakan bahwa tidak ada cara untuk membuat bom itu menjadi tidak aktif dan hanya tinggal menunggu waktu sampai bom itu meledak. Lagi, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 menit hingga bom tersebut meledak. Cara terbaik adalah meledakannya jauh di luar kota Gotham. Batman tahu bahwa The Bat dapat melakukannya, namun dia juga tahu bahwa The Bat tidak diperlengkapi dengan autopilot. Maka dari itu, dia sendiri yang harus menerbangkan bom itu jauh dari kota Gotham. Sebelum pergi, dia mengucapkan salam terakhirnya pada Selina dan memberikan ciuman perpisahan padanya. Dia pun juga memberikan kata-kata terakhir pada Gordon sebelum dia pergi -- mungkin -- untuk selamanya. Dia mengatakan bahwa setiap orang adalah seorang pahlawan bahkan ketika dia memberikan jaketnya pada seorang anak kecil dan berkata, “Semua akan baik-baik saja” pada anak itu -- Gordon pernah melakukannya pada Bruce sesudah kejadian tewasnya kedua orang tua Bruce pada Batman Begins. Sesudah itu Batman pergi mengendarai The Bat dengan membawa bom tersebut ke arah laut lepas. Sejak saat itu, Jim Gordon mengetahui bahwa Bruce Wayne lah yang selama ini berada di balik identitas Batman tersebut.
            Batman pergi semakin jauh dan semakin tak terlihat. Dan akhirnya terdengarlah bunyi ledakan yang sangat dahsyat dengan asap tebal mengepul berbentuk seperti jamur besar di atasnya. Semua orang yang melihat mungkin akan berpikir, “Inilah akhir dari Batman.”
            Pemakaman Bruce pun dilakukan secara pribadi oleh Alfred, Blake, dan Gordon sebagai orang terdekat yang mengetahui identitas asli Bruce di halaman rumah kediaman Wayne persis di samping makam kedua orang tuanya. Blake keluar dari kepolisian kota Gotham dan mengatakan bahwa Gotham tidak akan pernah tahu siapa yang menyelamatkan mereka. Namun, Gordon berkata bahwa mereka akan tahu bahwa ‘Batman’ yang telah menyelamatkan mereka. Pada akhirnya, masyarakat kota Gotham mendirikan patung Batman untuk mengenang jasanya selama ini yang telah menyelamatkan kota Gotham. Mereka sadar bahwa memang ‘Batman’ pahlawan mereka.
            Setelah semua kejadian itu, muncul beberapa hal aneh yang terjadi. Kompleks kediaman Wayne terjual dan uangnya disumbangkan kepada Alfred. Rumah kediaman Wayne diberikan kepada pemerintah sebagai tempat kediaman anak-anak yatim piatu laki-laki. Anehnya, harta berharga milik keluarga Wayne – berlian yang pernah dicuri oleh Selina – tidak dapat ditemukan.
            Yang mengagetkan, John Blake mendapatkan warisan atas kematian Bruce berupa sebuah tas ransel. Dan Blake tidak dapat mengambil barang itu dengan nama ‘John’ sebagai identitasnya. Wanita itu memintanya untuk memberikan nama aslinya. Dan ketika Blake menyebutkan ‘Robin’ sebagai identitasnya, barulah dia dapat memperolehnya. Hal itu berarti bahwa hanya orang terdekatnya yang memberikan ransel itu padanya -- 'Robin' adalah nama kecilnya.
            Lucius Fox yang sedang dalam penelitiannya, meminta beberapa orang pekerja elektronik untuk memasangkan alat autopilot pada The Bat yang telah dia temukan. Namun pekerja itu menyatakan bahwa autopilot telah terpasang dan pada komputer tertulis, “Bruce Wayne yang telah melakukan perubahan terhadapnya 6 bulan yang lalu.”
            Pada atap kantor polisi Gotham, Gordon menemukan bahwa Bat Signal yang telah dia hancurkan 8 tahun yang lalu telah diperbaiki kembali.
            Akhirnya, Blake membuka ransel yang diperolehnya dan menemukan seberkas tali dan sebuah alat GPS. GPS tersebut menunjukan sebuah lokasi dan berhenti di sebuah air terjun – yang merupakan pintu masuk menuju batcave (sarang kelelawar). Kemudian, dia masuk menembus air terjun tersebut menggunakan tali dan masuk ke dalam gua tersebut di mana sinar senternya membuat para kelelawar kebingungan dan berterbangan. John kembali berjalan dan langkahnya mengaktifkan sebuah lantai berwarna hitam tempat meletakan batsuit sehingga lantai itu naik ke permukaan air. John hanya bingung dan melihat sekelilingnya sambil berdiri pada lantai berwarna hitam yang sedang mulai naik tersebut.
            Di Florence, Italia, Alfred kembali mengunjungi sebuah restoran tempat dia biasa makan ketika berlibur. Dia duduk di sebuah kursi dan memandang beberapa meja di seberangnya dan berharap dapat melihat Bruce bersama wanitanya bahkan keluarganya duduk di sana seperti yang biasa dia lakukan ketika berada di sana. Namun selama ini dia selalu melihat orang yang salah. Dia sangat berharap Bruce dapat menemukan hidupnya sebagai manusia normal. Dan ketika saat itu dia memandang ke seberang, dia melihat Bruce mengenakan kemeja putih bersama dengan seorang wanita yang terlihat seperti Selina Kyle. Mereka berdua hanya bertegur sapa satu sama lain dari jarak jauh sekedar mengetahui bahwa mereka berdua baik-baik saja. (srw)


Bruce Wayne (Christian Bale) dan Alfred (Michael Caine)


Selina Kyle a.k.a. Catwoman (Anne Hathaway)

Lucius Fox (Morgan Freeman) dan Bruce Wayne (Christian Bale)

Jim Gordon (Gary Oldman)

John Blake (Joseph Gordon-Levitt) 

Bruce Wayne (Christian Bale) a.k.a. Batman (Bob Kane -- behind the suit)

Bane (Tom Hardy) dan Batman (Bob Kane)

The Bat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar