Judul Film : Batman
– The Dark Knight Rises
Genre : Action
| Adventure | Crime | Thriller
Tahun Rilis : 2012
Sutradara : Christopher
Nolan
Penulis : Christopher
Nolan
Jonathan Nolan
David S. Goyer
Pemain : Christian
Bale
Gary Oldman
Tom Hardy
Joseph Gordon-Levitt
Anne Hathaway
Marion
Cotillard
Morgan Freeman
Michael Caine
Rating : 9
/ 10 (IMDB)
Kisah ini diawali dari adegan pengawalan
yang dilakukan agen CIA terhadap seorang ilmuan nuklir, Dr. Pavel (Alon
Aboutboul) beserta tiga orang tawanan – yang pada saat itu ditutupi topeng – di
sebuah pesawat militer. Setelah menginterogasi tawanan tersebut soal keberadaan
Bane (Tom Hardy), baru diketahui bahwa salah satu dari tawanan tersebut adalah
Bane itu sendiri. Kemudian, pesawat tersebut diserang oleh sekawanan pasukan
perang yang berasal dari pesawat Hercules C130 yang ternyata berpihak pada
Bane. Bane akhirnya melepaskan diri dengan membawa Dr. Pavel.
Adegan
beralih menuju perayaan Dent’s Day,
yaitu perayaan di mana memperingati hari tewasnya Harvey Dent (Aaron Ekchart).
Dent tewas 8 tahun silam -- pada The Dark Knight. Jim Gordon yang dipercaya untuk berbicara di depan
tamu undangan telah merencanakan untuk memberitahukan kepada massa tentang
kasus kematian Harvey Dent yang sebenarnya yang berkaitan dengan hilangnya
Batman sejak 8 tahun silam, namun dia menunda untuk mengatakannya.
Dalam
sebuah pertemuan di rumah seorang jutawan, Bruce Wayne (Christian Bale), salah
satu pelayan rumah Wayne, Selina Kyle (Anne Hathaway), melakukan pencurian
terhadap berlian milik Bruce setelah dia berhasil menyusup masuk ke kamarnya.
Tidak hanya itu, dia juga berhasil mengambil sidik jari milik Bruce. Tidak
diketahui motif Selina mengambil sidik jari Bruce.
Bruce
pun mencari tahu di mana keberadaan berlian miliknya itu sekaligus mencari
sidik jarinya yang hilang. Akhirnya diketahui bahwa Selina akan menjual sidik
jari Bruce pada Dagget (Ben Mendelsohn), seorang pengusaha industri besar atas
sebuah imbalan. Selina pun bertemu Dagget. Ternyata Dagget mengingkari janji
dan berusaha membunuh Selina walau pada akhirnya gagal dan mengundang
kedatangan para anggota kepolisian Gotham. Selina berhasil melepaskan diri dan
beberapa anggota Dagget melarikan diri menuju selokan air bawah tanah. Jim
Gordon (Gary Oldman) dan beberapa polisi pun ikut mengejar mereka ke selokan
bawah tanah dan pada akhirnya Jim Gordon dan beberapa polisi berhasil
dilumpuhkan oleh sekawanan penjahat tersebut. Mereka membawa Gordon ke markas mereka yang berada di selokan air bawah
tanah tersebut. Dan tanpa diduga, Bane juga berada di tempat tersebut. Akhirnya diketahui bahwa Bane bekerja untuk
Dagget. Namun, Gordon berhasil melarikan diri melalui aliran air dengan
melemparkan dirinya sendiri yang sedang terjatuh karena terluka. Salah satu
anggota kepolisian, John Blake (Joseph Gordon-Levitt) menemukan tubuh Gordon di
muara aliran air selokan tersebut dalam keadaan terluka.
Pada
suatu ketika, Blake menemukan seorang anak tewas di tepi saluran air dan dia
mengetahui bahwa anak itu tinggal di sebuah panti asuhan yang dulu pernah
dibiayai oleh Perusahaan Wayne. Dan dahulu ternyata Blake juga pernah tinggal di panti
asuhan itu. Dari informasi yang diperoleh, ternyata Bane tengah
membentuk sebuah angkatan pekerja yang dia rekrut dan ditempatkan di markas
bawah tanahnya tersebut untuk sebuah rencana rahasia. Blake yang merupakan
salah satu orang yang menegetahui identitas Batman pun memberitahukan informasi
tersebut kepada Bruce. Dia juga berkata bahwa Batman harus kembali ke kota
Gotham setelah menghilang selama 8 tahun karena saat ini Gotham sedang
membutuhkannya.
Mengetahui
hal tersebut, Bruce Wayne bertemu dengan Jim Gordon -- yang sedang dirawat di rumah sakit -- dengan mengenakan topeng dan
mengatakan bahwa Batman harus kembali untuk menghentikan usaha Bane. Namun,
Alfred (Michael Caine), seorang kepala pelayan keluarga Wayne dan juga adalah
pengasuh Bruce sejak dia masih kecil, berkata lain. Dia tidak sependapat dengan Bruce soal
kembalinya Batman. Alfred menginginkan Bruce untuk menjadi dirinya sendiri dan
mencari kehidupan yang lebih berarti ketimbang menjadi Batman. Kadang Alfred membayangkan, suatu ketika bertemu dengan Bruce di suatu tempat sedang membawa istri dan anak-anaknya. Bruce masih
merasa kecewa atas kematian Rachel (Maggie Gyllenhaal) -- pada The Dark Knight. Dan baginya hanya
Rachel yang dia cintai karena dia tahu bahwa terakhir kali dia bertemu Rachel,
Rachel mengatakan bahwa dia masih mencintai Bruce. Mendengar itu, terpaksa Alfred pun
menyampaikan isi surat yang diberikan Rachel sebelum dia meninggal 8 tahun yang
lalu. Selama ini, Alfred menyembunyikannya bahkan telah membakarnya karena tahu
bahwa isi surat itu malah akan membuat hati Bruce hancur. Bruce pun kecewa mendengar
isi surat tersebut yang mengatakan bahwa Rachel lebih memilih untuk hidup
bersama Dent dan bukan Bruce. Bruce melimpahkan rasa kecewanya pada Alfred
karena telah tidak memberitahukannya 8 tahun yang lalu sehingga menyakibatkan
kepergian Alfred dari rumah kediaman Wayne.
Pada
suatu ketika, Bane melancarkan serangannya pada sebuah kantor bursa saham Gotham dan
berhasil memindahkan seluruh uang ke dalam sebuah rekening yang ternyata adalah
milik Perusahaan Wayne. Dalam kasus tersebut, Batman kembali muncul untuk
membantu pengejaran terhadap Bane. Seorang wakil komisaris yang juga adalah
rekan komisaris Gordon, Foley (Matthew Modine) sangat bersikeras untuk lebih
memilih Batman dibanding Bane atas tuduhan pembunuhan Harvey Dent – Dent adalah
orang yang dahulu sangat berpengaruh terhadap revolusi kota Gotham karena penjara
kota Gotham sempat penuh dengan para kriminal atas kebijakan hukum yang dia
tetapkan. Pengejaran pun dialihkan kepada pengejaran terhadap Batman. Batman
sempat terdesak namun akhirnya dia terselamatkan berkat The Bat – sebuah hasil modifikasi dari Batmobile buatan Lucius Fox (Morgan Freeman) yang dapat difungsikan
untuk berkendara melalui udara – miliknya. Bane pun berhasil lolos.
Akhirnya,
diketahui bahwa Dagget membeli sidik jari Bruce untuk membuat Bruce menjadi kambing hitam atas masalah pembobolan kantor bursa saham tersebut
sehingga Dagget dapat mengambil kuasa atas Perusahaan Wayne ketika Bruce jatuh.
Setelah dilacak, akhirnya diketahui rencana Dagget. Dagget ingin mengambil
alih Perusahaan Wayne di mana terdapat reaktor nuklir yang dapat menghasilkan
energi ramah lingkungan yang akan digunakan Bruce untuk kesejahteraan kota Gotham.
Dagget ingin mengubah energi tersebut menjadi senjata nuklir untuk proyeknya.
Mengetahui hal tersebut, Bruce langsung memindahtangankan perusahaannya kepada
Miranda Tate (Marion Cotillard), seorang yang merupakan rekan Bruce dan juga
sedang mengupayakan proyek energi ramah lingkungan. Bruce berharap Miranda akan
membuat reaktor tersebut menjadi lebih aman ketika berada di tangannya.
Karena
merasa gagal dalam pengambilalihan Perusahaan Wayne, Dagget melimpahkan
kesalahannya kepada Bane. Dia mengatakan bahwa rencana penyerangan Bane lah
yang membuat semuanya gagal. Namun Bane yang akhirnya mengaku bahwa dirinya
tidak benar-benar bekerja pada Dagget – tetapi lebih pada Organisasi
Bayang-Bayang yang dahulu dipimpin oleh Ra’s Al Ghul (Liam Neeson), seorang
yang pernah menjadi guru Bruce ketika dia sedang berguru di sebuah kuil ninja
di Pegunungan Himalaya -- pada Batman Begins – akhirnya membunuh Dagget seketika.
Selina
Kyle yang merasa bersalah atas penjualan sidik jari Bruce yang telah dia
lakukan dan takut akan akibat yang akan terjadi karenanya, mengajak Batman untuk
bekerja sama dengan menemani Batman menuju markas rahasia Bane. Mereka pun
berhasil menyusup. Setelah tiba di markas Bane, Selina yang takut akan Bane
memutuskan untuk menipu Batman sehingga Batman harus berhadapan langsung dengan
Bane seorang diri. Pertarungan pun berlangsung antara Batman dan Bane. Pada
akhirnya, malapetaka yang tak terduga menimpa Batman. Bane berhasil menjatuhkan
Batman dengan meremukan tulang punggungnya, ditambah lagi, dia menunjukan
kepada Batman akses langsung dari markas miliknya menuju ruang rahasia
Perusahaan Wayne yang berarti bahwa Bane telah mengambil alih Perusahaan Wayne.
Akhirnya,
Selina mencoba melarikan diri ke luar kota untuk menyelamatkan dirinya namun
John Blake berhasil menemuinya sehingga kepergian Selina sempat tertunda.
Terjadi pembicaraan di antara mereka berdua dan akhirnya menjurus kepada
persoalan mengenai Bane. Selina menceritakan semuanya pada Blake, termasuk apa yang dilakukan Bane terhadap Batman dan Selina dikirim
ke Penjara Blackout, tempat sebagian besar penjahat diamankan atas kebijakan
hukum Dent.
Setelah
kekalahan yang menyesakan, Bane mengasingkan Bruce di sebuah penjara yang
terletak di jurang yang sangat dalam di bawah tanah di mana hanya ada satu
jalan keluar dan masuk yang merupakan lubang udara penjara tersebut. Lubang itu
terletak sangat tinggi di langit-langit penjara dan setiap orang yang selama
ini mencoba untuk keluar tidak pernah ada yang berhasil sehingga penjara itu terkenal dengan “Hell on Earth”. Di tempat
itu Bane berkata bahwa dia akan membunuh jiwa Bruce terlebih dahulu sebelum dia
membunuh tubuhnya. Saat tinggal di penjara itu, seorang dokter yang juga
merupakan tahanan mengatakan bahwa dahulu pernah ada seorang anak yang berhasil
keluar melalui lubang tersebut. Dikabarkan bahwa anak itu adalah anak dari
seorang prajurit upahan yang menikahi putri seorang raja. Suatu saat, prajurit itu harus dijatuhi hukuman dengan dikirim ke penjara bawah tanah
tersebut. Namun, istrinya membuat kesepakatan dengan ayahnya sehingga prajurit
itu dibebaskan. Dan sebagai gantinya, dialah yang akan menghuni penjara
tersebut. Di dalam penjara, wanita itu melahirkan seorang anak. Dan anak itulah
yang pernah melarikan diri dari penjara tersebut ketika terjadi kerusuhan di
penjara itu yang mengakibatkan wanita itu terbunuh. Dan Bruce menyimpulkan
bahwa anak itu adalah Bane.
Kepolisian
Gotham yang telah mengetahui bahwa Bane mendirikan markas rahasia di selokan
air bawah tanah, langsung mengirim seluruh anggota kepolisian Gotham untuk
memeriksa tempat tersebut. Lain halnya dengan Blake. Dia yang telah
dipromosikan oleh Gordon menjadi seorang detektif dan tidak ikut dalam
penyerbuan tersebut malah menemukan beberapa hal mencurigakan di sebuah lokasi proyek pembangunan. Beberapa pekerja bangunan tampak mencurigakan. Dan ternyata memang benar,
mereka adalah kaki tangan Bane yang tengah mengerjakan sebuah proyek peledakan
beberapa sektor kota Gotham. Dan akhirnya diketahui bahwa setiap daerah proyek
pembangunan di kota Gotham adalah proyek Bane untuk meledakan kota Gotham.
Peledakan
Bane pertama kali dilakukan di sebuah arena pertandingan sepak bola Amerika. Ketika
pertandingan sedang berlangsung, Bane meledakan lapangan pertandingan sehingga
menyebabkan hampir seluruh pemain menjadi korban. Akibat dari ledakan itu,
akses jalan keluar dari selokan air bawah tanah tertutup sehingga seluruh
anggota kepolisian kota Gotham terkurung di dalam selokan air tersebut, kecuali Jim Gordon yang
sedang dirawat di rumah sakit. Tiba-tiba, Bane muncul bersama anggotanya ke tengah
area lapangan dengan membawa Dr. Pavel beserta reaktor nuklir yang sekarang
menjadi miliknya. Di depan mata seluruh penonton, Bane membunuh Dr. Pavel
setelah Dr. Pavel menyatakan bahwa hanya dia yang dapat mematikan bom nuklir
yang telah aktif. Untuk itu, sebuah permainan yang direncanakan Bane telah
dimulai. Bane telah memercayakan detonator
bom tersebut pada salah seorang warga kota Gothem dan akan meledakannya jika
masyarakat melakukan pemberontakan dalam bentuk apapun. Bane juga meledakan
seluruh jembatan kota Gotham yang merupakan akses menuju kota lain dan menyisakan
satu jembatan sebagai akses makanan dan kebutuhan bagi masyarakat kota Gotham. Dan lagi, jika
terdapat satu saja warga yang melintasi jembatan kota Gotham tersebut, maka
Bane akan meledakan bom nuklir itu.
Mengetahui
rencana Bane untuk mengurung seluruh polisi dan fakta bahwa Jim Gordon adalah
polisi yang tersisa, John Blake bergegas menuju rumah sakit di mana Gordon
dirawat. Blake akhirnya berhasil menyelamatkan Gordon yang memang sedang diburu
oleh beberapa orang bawahan Bane.
Bane
pergi ke pusat kota bersama pasukannya dan menyatakan sebuah pernyataan kepada
lebih dari 1000 tahanan yang terdapat di Penjara Blackout akibat dari kebijakan
hukum Dent. Di sana, Bane juga membacakan kebenaran Dent yang seharusnya
dibacakan Gordon saat memberikan pidato pada perayaan Dent’s Day yang lalu. Saat itu juga, Bane memberi kemerdekaan kepada lebih
dari 1000 tahanan tersebut dengan membebaskan mereka dari Penjara Blackout.
Selina Kyle yang juga sedang menghuni penjara tersebut ikut terbebaskan. Para
tahanan bergabung dengan Bane dan melancarkan “martial law” di mana mereka menyerang orang-orang kaya dan mengusir
mereka dari rumah kediaman mereka serta menguasai lembaga peradilan yang saat itu
dipimpin oleh Jonathan Crane a.k.a. Scarecrow (Cillian Murphy) -- musuh Batman pada Batman Begins. Orang-orang
kaya tersebut dipaksa memilih, yaitu be
exiled (diasingkan) atau be hanged (digantung).
Diasingkan berarti mereka dipaksa berjalan di atas sungai yang membeku yang
terdapat di bawah jembatan yang telah diledakan sehingga terdapat kemungkinan
besar mereka mati karena tenggelam akibat menginjak es yang retak. Digantung
berarti dibunuh dengan digantung dengan tali di atas kota Gotham.
Bruce
Wayne yang sedang mengalami proses penyembuhan di dalam sel penjara bawah tanah
tersebut menonton siaran televisi di mana dia melihat kekacauan di kota Gotham.
Tiba-tiba dia bertemu dengan Ra’s Al Ghul dalam halusinasinya. Akibat dari itu,
kemarahan Bruce memuncak dan dia bersikeras untuk menyelamatkan kota Gotham.
Dia melakukan berbagai latihan fisik dan dua kali mencoba untuk keluar dari
lubang itu namun tidak ada yang berhasil. Bruce bertanya-tanya mengapa anak itu
dapat dengan berhasil keluar dari lubang tersebut. Dokter yang merawat Bruce di dalam
penjara tersebut mengatakan bahwa jika Bruce ingin berhasil, dia harus
melakukannya seperti anak itu melakukannya. Jika Bruce tidak takut akan
kematian maka dia akan berhasil. Namun, Bruce menyanggahnya dengan mengatakan
bahwa dia tidak pernah takut akan kematian. Dokter itu melanjutkan, “Jika kamu
tidak takut akan kematian, lakukanlah seperti anak itu melakukannya.
Memanjatlah tanpa menggunakan tali!” Bruce langsung melakukan percobaan
ketiganya dengan tidak menggunakan tali. Dan dia berhasil.
Bruce
segera kembali ke kota Gotham. Dan dengan bantuan Selina, membebaskan Miranda
dan Fox. Bruce juga menyelamatkan Gordon yang sedang menjalani hukuman pengasingan, yaitu berjalan di atas sungai yang membeku
tersebut. Fox yang telah selamat berpikir bahwa baik diledakan maupun tidak
diledakannya bom nuklir tersebut secara langsung oleh seseorang, bom itu pun
pasti akan meledak seiring berjalannya waktu. Maka Fox membuat balok kecil yang
terbuat dari timah untuk menahan sinyal detonator
bom. Fox memberikan benda itu pada Bruce dan Bruce memberikannya pada Gordon ketika
dia menyelamatkan Gordon dari hukuman pengasingan.
Dengan
bantuan Blake, Batman berhasil membebaskan para polisi yang dikurung di bawah
tanah. Batman menyuruh Blake untuk memberitahukan kepada semua penduduk kota Gotham untuk bersiap-siap melakukan evekuasi karena jika Batman gagal, bom akan meledak dan akan membunuh seluruh penduduk kota Gotham. Sedangkan Batman menghimpun tenaga para anggota kepolisian Gotham untuk bersatu menggempur Bane dan pasukannya. Pusat kota sudah seperti medan peperangan yang membagi dua kubu. Batman dan seluruh anggota kepolisian Gotham berbaris berhadapan-hadapan dengan Bane dan seluruh pasukannya. Pertarungan pun berlangsung. Bane dan Batman pun bertemu untuk
kedua kalinya. Namun, kali ini Batman berhasil menjatuhkan Bane dengan berhasil
melepaskan beberapa tabung pada penutup mulut Bane yang merupakan sebuah obat bius sehingga selama ini membuat Bane mati rasa jika diserang oleh apapun.
Ketika Batman hendak menginterogasi Bane soal di mana letak detonator bom tersebut, tiba-tiba
Miranda minikam perut Batman dengan pisau.
Akhirnya,
terungkap identitas Miranda yang sebenarnya bernama Talia. Dialah anak yang
telah lolos dari penjara “Hell on Earth”.
Dan Bane adalah seseorang dalam penjara tersebut yang membantu Talia dalam
upaya membebaskan diri. Akibatnya, Bane diserang oleh hampir seluruh isi
penjara dan menyebabkan kerusakan di wajahnya. Dokter yang mengobati Bruce di penjara
tersebut juga adalah yang mengoperasi wajah Bane. Namun, metodenya membuat Bane
harus menggunakan obat bius sepanjang hidupnya untuk menghilangkan rasa sakit. Itulah
alasannya mengapa Bane memakai penutup wajah.
Setelah
Talia lolos dari penjara “Hell on Earth”,
dia pergi menemui ayahnya, seorang prajurit bayaran tersebut, yang ternyata
adalah Ra’s Al Ghul. Dia meminta ayahnya untuk menyelamatkan Bane. Dan mereka
pun bersama-sama berlatih di dalam Organisasi Bayang-Bayang. Melihat Bane, Ra’s Al Ghul
merasa bahwa Bane bagaikan monster sehingga dia mengucilkan bahkan
mengekskomunikasikan Bane. Rencana Talia adalah membalaskan dendam pada Batman yang
telah membunuh ayahnya serta menyelesaikan misi untuk menghancurkan kota Gotham
atas keserakahan mereka yang berharga nyawa ayahnya. Kemudian, Talia mengaktifkan detonator untuk meledakan seluruh
Gotham. Namun, tidak terjadi apa-apa. Jim Gordon telah berhasil, menghalangi
sinyalnya dengan menggunakan balok timah kecil yang dibuat oleh Fox tersebut. Namun, waktu yang ditunjukan senjata nuklir tersebut menunjukan angka sebelas yang berarti sebelas menit sampai bom itu meledak dengan sendirinya. Batman yang terluka tidak dapat berbuat apa-apa lagi sedang Bane telah berhasil mengumpulkan tenaganya. Bane yang merasa kuat hendak menghabisi Batman
seperti yang pernah dia katakan dahulu ketika membawa Bruce ke penjara “Hell on Earth“. Tiba-tiba Selina datang
dengan mengendarai Batpod dan
menembak Bane sehingga Bane tewas. Namun, Talia melarikan diri dengan menaiki
truk yang merupakan prototype buatan
Fox – sebelum Fox membuat Batmobile – yang
telah diambil alih dari ruang rahasia Perusahaan Wayne dan telah dipersenjatai oleh Bane. Batman dengan The Bat dan
Selina dengan Batpod mengejar Talia.
Mereka berhasil mengalahkan pasukan berkendara Talia. Talia akhirnya memimpin
konvoi dengan berpindah pada truk yang membawa senjata nuklir tersebut. Namun,
akhirnya The Bat dan Batpod berhasil menyerang truk tersebut
sehingga membuat truk tersebut terpaksa berhenti dan meninggalkan tubuh Talia yang terluka. Di akhir hidupnya
sebelum meninggal, Talia mengaktifkan tombol untuk menenggelamkan ruang kerja
bawah tanah di mana dahulu adalah tempat meletakan reaktor nuklir tersebut. Dia
mengatakan bahwa ketika Perusahaan Wayne memberi dia izin untuk dapat mengakses
ruang reaktor nuklir, dia juga memiliki kuasa untuk melakukan penghancuran
darurat atas ruang tersebut sehingga dia mengetahui kode untuk mengaktifkan penghancuran darurat atas ruang tersebut. Ruang reaktor
memang sengaja dibangun di bawah sungai sehingga ketika proyek gagal,
menenggelamkannya adalah solusi yang paling tepat.
Fox
yang masih berada di ruang tersebut berhasil keluar dan menyelamatkan diri. Dan
dia menyatakan bahwa tidak ada cara untuk membuat bom itu menjadi tidak aktif
dan hanya tinggal menunggu waktu sampai bom itu meledak. Lagi, hanya membutuhkan
waktu sekitar 2 menit hingga bom tersebut meledak. Cara terbaik adalah meledakannya
jauh di luar kota Gotham. Batman tahu bahwa The
Bat dapat melakukannya, namun dia juga tahu bahwa The Bat tidak diperlengkapi dengan autopilot. Maka dari itu, dia sendiri yang harus menerbangkan bom
itu jauh dari kota Gotham. Sebelum pergi, dia mengucapkan salam terakhirnya
pada Selina dan memberikan ciuman perpisahan padanya. Dia pun juga memberikan kata-kata terakhir pada Gordon sebelum dia pergi -- mungkin -- untuk selamanya. Dia mengatakan bahwa setiap orang adalah seorang pahlawan bahkan ketika dia memberikan
jaketnya pada seorang anak kecil dan berkata, “Semua akan baik-baik saja”
pada anak itu -- Gordon pernah melakukannya pada Bruce sesudah kejadian tewasnya kedua orang tua Bruce pada Batman Begins. Sesudah itu Batman pergi mengendarai The Bat dengan membawa bom tersebut ke arah laut lepas. Sejak saat
itu, Jim Gordon mengetahui bahwa Bruce Wayne lah yang selama ini berada di
balik identitas Batman tersebut.
Batman
pergi semakin jauh dan semakin tak terlihat. Dan akhirnya terdengarlah bunyi
ledakan yang sangat dahsyat dengan asap tebal mengepul berbentuk seperti jamur
besar di atasnya. Semua orang yang melihat mungkin akan berpikir, “Inilah akhir
dari Batman.”
Pemakaman
Bruce pun dilakukan secara pribadi oleh Alfred, Blake, dan Gordon sebagai orang
terdekat yang mengetahui identitas asli Bruce di halaman rumah kediaman Wayne persis di
samping makam kedua orang tuanya. Blake keluar dari kepolisian kota Gotham dan
mengatakan bahwa Gotham tidak akan pernah tahu siapa yang menyelamatkan mereka.
Namun, Gordon berkata bahwa mereka akan tahu bahwa ‘Batman’ yang telah
menyelamatkan mereka. Pada akhirnya, masyarakat kota Gotham mendirikan patung
Batman untuk mengenang jasanya selama ini yang telah menyelamatkan kota Gotham.
Mereka sadar bahwa memang ‘Batman’ pahlawan mereka.
Setelah
semua kejadian itu, muncul beberapa hal aneh yang terjadi. Kompleks kediaman
Wayne terjual dan uangnya disumbangkan kepada Alfred. Rumah kediaman Wayne
diberikan kepada pemerintah sebagai tempat kediaman anak-anak yatim piatu
laki-laki. Anehnya, harta berharga milik keluarga Wayne – berlian yang pernah
dicuri oleh Selina – tidak dapat ditemukan.
Yang
mengagetkan, John Blake mendapatkan warisan atas kematian Bruce berupa sebuah
tas ransel. Dan Blake tidak dapat mengambil barang itu dengan nama ‘John’
sebagai identitasnya. Wanita itu memintanya untuk memberikan nama aslinya. Dan
ketika Blake menyebutkan ‘Robin’ sebagai identitasnya, barulah dia dapat memperolehnya. Hal itu berarti bahwa hanya orang terdekatnya yang memberikan ransel itu padanya -- 'Robin' adalah nama kecilnya.
Lucius
Fox yang sedang dalam penelitiannya, meminta beberapa orang pekerja elektronik
untuk memasangkan alat autopilot pada
The Bat yang telah dia temukan. Namun
pekerja itu menyatakan bahwa autopilot telah
terpasang dan pada komputer tertulis, “Bruce Wayne yang telah melakukan
perubahan terhadapnya 6 bulan yang lalu.”
Pada
atap kantor polisi Gotham, Gordon menemukan bahwa Bat Signal yang telah dia hancurkan 8 tahun yang lalu telah
diperbaiki kembali.
Akhirnya,
Blake membuka ransel yang diperolehnya dan menemukan seberkas tali dan sebuah
alat GPS. GPS tersebut menunjukan sebuah lokasi dan berhenti di sebuah air
terjun – yang merupakan pintu masuk menuju batcave
(sarang kelelawar). Kemudian, dia masuk menembus air terjun tersebut
menggunakan tali dan masuk ke dalam gua tersebut di mana sinar senternya membuat
para kelelawar kebingungan dan berterbangan. John kembali berjalan dan
langkahnya mengaktifkan sebuah lantai berwarna hitam tempat meletakan batsuit sehingga lantai itu naik ke permukaan air. John hanya bingung dan melihat sekelilingnya sambil berdiri pada lantai berwarna hitam yang sedang mulai
naik tersebut.
Di
Florence, Italia, Alfred kembali mengunjungi sebuah restoran tempat dia biasa
makan ketika berlibur. Dia duduk di sebuah kursi dan memandang beberapa meja di
seberangnya dan berharap dapat melihat Bruce bersama wanitanya bahkan keluarganya
duduk di sana seperti yang biasa dia lakukan ketika berada di sana. Namun
selama ini dia selalu melihat orang yang salah. Dia sangat berharap Bruce dapat
menemukan hidupnya sebagai manusia normal. Dan ketika saat itu dia memandang ke
seberang, dia melihat Bruce mengenakan kemeja putih bersama dengan seorang
wanita yang terlihat seperti Selina Kyle. Mereka berdua hanya bertegur sapa
satu sama lain dari jarak jauh sekedar mengetahui bahwa mereka berdua baik-baik
saja. (srw)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar